Mengenal Buah Pinang, Khasiat Buah
Pinang - Buah pinang dimanfaatkan oleh
bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Air rebusan dari buah pinang digunakan
untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah
(mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi,
gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang
Kutai Kalimatan Timur.
Selain itu digunakan juga untuk mengatasi
bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk
berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil
pupil mata.
Buah dan kulit buah bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman buah pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.
Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), buah pinang muda juga digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu.
Meskipun khasiat dan kandungan zatnya berlimpah, ternyata pemanfaatan buah pinang yang secara tradisional telah digunakan secara luas sejak ratusan tahun lalu, juga memiliki potensi bahaya bagi tubuh. Tentu saja bahaya tersebut muncul akibat konsumsi yang berlebihan.
Buah dan kulit buah bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman buah pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.
Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), buah pinang muda juga digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu.
Meskipun khasiat dan kandungan zatnya berlimpah, ternyata pemanfaatan buah pinang yang secara tradisional telah digunakan secara luas sejak ratusan tahun lalu, juga memiliki potensi bahaya bagi tubuh. Tentu saja bahaya tersebut muncul akibat konsumsi yang berlebihan.